Saran Anda
Nama: Ujang Rochaedi
Dari: Gresik Jawa Timur
Saya: Guru LPLS "RR" Computer
Saran: Perbaikan Pendidikan tak lepas dari besarnya anggaran yang direncanakan oleh Pemerintah dan disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Sekarang telah menunjukkan gejala ke arah perbaikan dengan meningkatnya anggaran. Akan tetapi perbaikan akan membuahkan hasil yang maksimal apabila semua komponen baik penyelenggara pememrintah, dewan perwakilan, penegak hukum, dan masyarakat memiliki hati nurani yang bersih dan memandang bahwa negara kita ini sedang krisis segala-galanya. Presiden dalam menangani Pendidikan jangan lantas percaya aja kepada Pejabat yang bertanggung jawab terhadap departemen Diknas, karena pejabat yg sudah lama mengurusi pendidikan dan hasilnya cuma gitu-gitu aja perlu dievaluasi terus menerus agar memperoleh pejabat-pejabat yang inovatif dan berwawasan kenegaraan yang tangguh. Presiden mesti tahu bagaimana Jepang membangun bidang Pendidikan dan itu perlu dicontoh dan disesuaikan dengan kondisi serta kultur masyarakat Indonesia yang heterogen ini. Semoga masukan saya ini bermanfaat.
E-mail Pengirim: lpls_rr_grs@yahoo.com
Tanggal: 11 September 2007
Nama: Zakaria, S. Pd.
Dari: Jakarta Timur
Saya: Guru SMK Tadika Puri
Saran: Jika ada dana bantuan pembangunan sekolah bagi-bagi dong. kami sangat butuh tu dana apa lagi kami sekarang dalam tahap pembangunan gedung
E-mail Pengirim: jackzakaria@yahoo.com
Tanggal: 07/09/2007
Nama: RIKRIK ROSADA
Dari: BANDUNG /JAWABARAT
Saya: Mahasiswa UPI FPOK
Saran: SAYA BERPENDAPAT PEMERINTAHAN SEKARANG SUDAH MEMILIKI TITIK TERANG UNTUK KEMAJUAN BANGSA DAN NEGARA.KARENA SBY DAN JK SUDAH PANTAS DUDUK KURSI TERTINGGI HIDUP INDONESIA
E-mail Pengirim: WWW.CWD.COM
Tanggal: 24 AGUSTUS 2007
Nama: yuliana zahra
Dari: bandung
Saya: Mahasiswi ITB
Saran: Menurut saya sebaiknya PRESIDEN membuat sebuah rancangan BEBES BIAYA SEKOLAH. uang2 ini bisa diperoleh dengan membabat semua kekeyaan para pejabat yang GAJI DIKIT TAPI PENGHASILAN BESSSAAAR!! yaah mulai lah dari diri anda sendiri!!!! Tunjukkan bahwa gaji anda kecil!!!! Jual semua kekayaan Anda yang berasal bukan dari GAJI PNS!!! dan BIASAN HIDUP SEDERHANA!!!!!
Demi TUHAN, BANGSA DAN ALMAMATER, MERDEKA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
E-mail Pengirim: ME_BORU@PLASA.COM
Tanggal: 18/08/2007
Nama: yuliana zahra
Dari: bandung/jawa barat
Saya: Mahasiswi ITB
Saran: Kepada PEMERINTAH yang TERhormat : Apa salahnya sich membuat penampungan buat anak jalanan. kalau tidak bisa TOLONG beri mereka pendidikan keterampilan supaya bisa menghasilkan uang dengan cara yang kreatif bukan dengan cara mengemis!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
E-mail Pengirim: me_boru@plasa.com
Tanggal: 18/08/2007
Nama: Hesti Handayani
Dari: Bekasi
Saya: Masyarakat bekasi
Saran: Bpk.SBY ,bila dibandingkan dengan negara tetangga yang dahulunya belajar kepada kita, saat ini kita malah jauh ketinggalan. janganlah semangat demokrasi mematahkan sprit untuk belajar disegala bidang, kasihan anak-anak dan cucu kita nantinya. Mudahkanlah SARANA PENDIDIKAN,KOMUNIKASI dan TRANSPORTASI. Kami yakin dengan kemampuan Bapak sebagai pemimpin bangsa ini akan sanggup mengemban amanat rakyat.Jangan pedulikan suara-suara dan pikiran2 yang negatif , maju terus karena masih banyak tanggung jawab yang harus diselesaikan. salam dan sukses selalu.
E-mail Pengirim: hasteacipluk@yahoo.com
Tanggal: 9 agustus 2007
Nama: MOHAMMAD SHOLEH BASYIR
Dari: SALATIGA / JATENG
Saya: Masyarakat SALATIGA
Saran: DENGAN ADANYA BOS SEBENARNYA BUKAN UNTUK MEMBUAT SEKOLAH GRATIS NAMUN BOS DIPAKAI UNTUK MEMBIAYAI SEGALA BIAYA OPERASIONAL SEKOLAH, PERTANYAANNYA KEPADA SD DAN SMP YANG NEGERI KENAPA MASIH MEMUNGUT BIAYA ? DENGAN PERTIMBANGAN TIDAK KARENA
1. PARA GURU SUDAH DIGAI NEGARA
2. DULU SPP SD HANYA RP 7.000 SEDANG BOS SEBESAR RP 20.000 ITU TUNAI DARI PEMERINTAH HAYOO
E-mail Pengirim: sooleh64@yahoo.com
Tanggal: 12 Juli 2007
Nama: vicky rolaqnda
Dari: sumatra utara
Saya: Siswa smp
Saran: peresiden harus pandai atas pemerintah menyam paikan pendapat di muka umum
E-mail Pengirim: vicky_rolanda.com
Tanggal: 6 juni 2oo7
Nama: MOHAMAD SHOLEH BASYIR
Dari: salatiga / Jawa Tengah
Saya: Masyarakat Salatiga
Saran: Sebenarnya Presiden lewat para menteri serta atas usul dari DPR dari Paratai Keadilan sejahtera sudah mengupayakan biaya pendidikan bagi rakyat, namun kenyataannya para pelaku seperti PNS di jajaran DIKNAS maupun para guru justru terfokus dengan kue anggaran pendidikan ini. jujur aja dengan adanya DAK berapa discount atau rabat yang akan diberikan oleh penerbit, kenyataan di lapangan bukan untuk memilih buku atau alat peraga pendidikan yang bermutu namun siapa yang paling besar memberikan bonus , discount, rabata atau apalah namanya ?
E-mail Pengirim: sooleh64@yahoo.com
Tanggal: 27 Juni 2007
Nama: THIWIE
Dari: MAKASSAR
Saya: Mohon Pilih SUARA KITA
Saran: SEBAIKNYA PEMERINTAHAN SBY-JK JGN HANYA MENYELIDIKI PENDIDIKAN DI KOTA BESAR SAJA.TAPI PERHATIKAN JUGA YG DI PELOSOK DESA. KARENA MASIH BANYAK SISWA2 YG BERPOTENSI,TAPI TDK BISA MELANJUTKAN PENDIDIKANNYA,KARENA BIAYA PENDIDIKAN YG MAHAL & SEKOLAH TDK MEMADAI. THANK'S
E-mail Pengirim:
Tanggal: 06 NOVEMBER 2007
Nama: Titi
Dari: Bekasi
Saya: Dosen Jakarta Selatan
Saran: Presiden Baru dapat memperbaiki Pemerintah terhadap Pendidikan, kalau: 1. Sadar dan yakin bahwa sumber segala "penyakit" bangsa saat ini adalah "Pendidikan". Masyarakat yang cukup tingkat pendidikannya, diharapkan punya wawasan dan pengetahuan yang cukup; sehingga memahami pentingnya hidup sehat, bekerja dan berkarya, tidak sekedar menadahkan tangan, dsb.
2. Para Pelaku Pemerintahan adalah orang-orang yang "concern" terhadap "keterdidikan" bangsa dan mencintai kelanggengan / eksistensi bangsa ini. Mereka sudah tidak lagi mengedepankan kepentingan pribadi, tetapi berbuat dan bertindak hanya untuk pengabdian kepentingan rakyat dan harkat bangsa.
3. Mereka haruslah orang-orang yang sangat mau turun ke bawah, mendengarkan kebutuhan rakyat, mengolah dan mewujudkan harapn rakyat, tidak sekedar memberi instruksi dan memantau dari kursi jabatan yang tinggi. Tetapi turun, dengarkan, rasakan, dan olah menjadi kebijakan, jalan keluar dari permasalahn yang ada, khususnya dunia pendidikan.
E-mail Pengirim: t_agustina@yahoo.com
Tanggal: 3 December 2007
Nama: Gugun
Dari: Depok
Saya: Mahasiswa Bandung
Saran: Melihat pendidikan di Indonesia saya suka merasa prihatin terhadap perkembangan pendidikan, agar bangsa ini maju pemerintah perlu mengoptimalkan pendidikan, salah satunya dengan APBN pendidikan di naikan, gaji guru dan semua pendidik lebih ditingkatkan lagi, karena walau bagaimanapun guru sangat berperan aktif terhadap pendidikan,presiden dengan para mentrinya bekerjasama dengan baik guna memantau perkembangan pendidikan di Indonesia ini, terutama di daerah pelosok negeri ini, sangat banyak sekali anak-anak yang sepatutnya ada di sekolahan tetapi dia ada di jalanan. Memang untuk mewujudkan pendidikan gratis sangatlah sulit. ya setidak-tidaknya untuk anak yang kurang mampu di berikan keringanan dan untuk anak yang berprestasi diberikan beasiswa, tetapi beasiswanya jangan yang ribet dalam pelayanannya. Saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah yang sudah semakin baik dalam memperhatikan pendidikan.
E-mail Pengirim: guntur_gila@yahoo.co.id
Tanggal: 22/12/2007
Nama: nyo-nyo
Dari: mgl/jateng
Saya: Masyarakat mgl
Saran: Kenapa sistim pendidikan selalu berubah-ubah,,baru aja kita ngecap kurikulum '94, tiba-tiba ganti KBK,, eh,, sekarang ganti lagi KTSP a.k.a kate siape,, kita jadi seperti jadi kelinci percobaan sistem pendidikan di indonesia yang membingungkan,, sebenarnya yang diinginkan pemerintah tu apa sih?!?!
jangan bikin pusing dong?!?!
E-mail Pengirim:
Tanggal: 23 Des 2007
Nama: srie
Dari: jakarta
Saya: Masyarakat jakarta
Saran: lebih mengutamakan kepentingan rakyat dibandingkan kepentingan pribadi atau individu.
berupaya untuk mencoba membenahi bangsa agar lebih baik lagi dari masa atau orde-orde yang sebelumnya.
lebih jujur.bijaksana.bertanggung jawab.adil,berkonsekuensi yang tinggi
E-mail Pengirim: ar-khalupz@yahoo.co.id
Tanggal: 5 februari
Nama: Bunxu
Dari: Bandung
Saya: Mahasiswa Bandung
Saran: RUU BHP yang akan disahkan bulan depan terasa sangat mengerikan.
setelah privatisasi banyak sektor, kini giliran pendidikan. privatisasi bagiku berarti membuka peluang pendidikan untuk dipolitisi.
apa yang diharapkan dengan praktek pendidikan du republik ini? di sekolah-sekolah formal? adakah arah yang jelas? terkait dengan melanjutkan sesuatu yang telah dicapai?
kita selalu mengadaptasi dan mengekor pada sesuatu yang di-klaim sebagai baru, perubahan dan tantangan zaman. ingat.. hasil dari sekolah-sekolah kita tidak terlalu terasa. pertanian tidak maju-maju, pertambangan tidak maju-maju, perpolitikan tidak maju-maju, dst
kita selalu mendatangkan ahli dan teknologi dari luar.. apa hasil pendidikan kita, apa yang sedang terjadi dalam prosesnya?
profesor dan guru besar di Indonesia mungkin sudah mapan dalam berfikir, kemajuan apa yang akan dicapai?
E-mail Pengirim: ab_bunxu@yahoo.com
Tanggal: 11.02.08
Nama: tono
Dari: DIY
Saya: Masyarakat Yogyakarta
Saran: Tolong Pak buat regulasi yang jelas agar sekolah dijadilakn tempat menjual buku atau barang-banrang yang lain sehingga guru dan sekolah konsentyrasi untuk proses belajar mengajar tidak terbabi menjual barang dan endingnya cari untung karena menjual barang tertentu bagi murid-muridnya khususnya murid kelas satu (murid baru).
Trima kasih
E-mail Pengirim: tono_alfa @plasa.com
Tanggal: 3 Maret 2008
Nama: doni
Dari: bandung
Saya: Siswa smk tadika puri
Saran: dinas pendidikan kota bandung bagi bagi donk dana untuk pendidikan
E-mail Pengirim: ahmad.doni@yahoo.co.id
Tanggal: 4 maret 2008
Nama: Alit Budiasa
Dari: Denpasar / Bali
Saya: Siswa SMK N 5 Denpasar
Saran: Perhatian ya buat bapak - bapak sekalian,,,,,mestinya dana bos buat bantuan itu sampe tingkat sma donk !!!pan kasian k'lo orang yang ga mampu jadi ga bisa nerusin k sma.padahal standar buat nyari kerja dgn kualitas sdm yang baik itu minimal lulus sma. ya gak ???jangan nambah pengangguran dech bozz !!!!!!!!
E-mail Pengirim: izze_blue@yahoo.com
Tanggal: 14 maret 2008
Nama: Drs. Budhi Hartoyo
Dari: Ungaran, Jawa Tengah
Saya: Pengamat Bidang Pendidikan Pra sekolah
Saran: Bangsa yang maju dan mandiri berangkat dari pendidikan rakyatnya. Seyogyanya Pemerintah memprioritaskan pendidikan demi masa depan generasi penerus. Anggaran yang besar dan terkontrol, manajemen yang baik akan membawa masyarakat menikmatinya. Pendidikan yang terarah sekarang bangsa maju kemudian.
E-mail Pengirim: budhi_ahong@yahoo.co.id
Tanggal: 23 Maret 2008
Nama: sugeng w
Dari: diy
Saya: Siswa sekolahan hgftr
Saran: saya ingin keadaan ekonomi indonesia cepat segera dituntaskan...............?/........oke pak ..........tanggapi segera anak sekolah yang krang mampu
E-mail Pengirim: gajahx@plasa.com
Tanggal: 1/4/2008
Nama: tommy marihot pasaribu
Dari: tebing tinggi/sumatera utara
Saya: Mahasiswa akuntansi ui
Saran: sebaik'a presiden lbh memperhatikan pendidikan anak bgs, byk anak bgs yg pintar tdk dpt lanjut pnddkn krn uang tdk ada..
bgmn bs maju, org yg duduk d pmrthn sj, org2 yg korupsi,.
mhn dgn sngt agar bpk2 dwn pmrthn, benar2 mnjlnkn tgs msg2 dgn jujur, kpn bgs bs maju?
mk'a lbh cocok tu org muda jd pemimpin, to org tua sdh trbkti brk,, hdp pljr muda..
smgt bljr, mr qt ubh ngr qt..
msk kul skrg pki duit,,
mana anak2 yg pntr tertutupi??
mereka lbh lyk dpt pnddkn drpd yg hy buang2 duit n ngjq gengsi..
E-mail Pengirim: tomie_ihut@yahoo.co.id
Tanggal: 26 juli 2008
Nama: angga dermawansyah malie
Dari: kendari/sulawesi tenggara
Saya: Mahasiswa umm
Saran: saya harapkan kepada bapak sby agar biaya pendidikan pada mahasiswa dapat di perkecil baik pada perguruan tinggi negara, maupun perguruan tinggi swasta agar calon mahasiswa yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi tidak terbebani dengan biaya. dan juga saya sangat senang dengan kepemimpinan bapak, karena dengan banyaknya musibah dan masalah yang di hadapi bangsa ini bapak tetap tenang dengan kewibawaan. saya tetap dukung bapak pada pemilu nanti,. semangat bapak presiden"qu semoga bangsa ini bisa maju dengan kepemimpinan bapak. terimah kasih. assalammualaikum
E-mail Pengirim: anggadermawansyah@ymail.com
Tanggal: 11-08-08
Nama: ARADEA
Dari: SIDOARJO,JATIM
Saya: Mohon Pilih
Saran: PEMERINTAH seharusnya memberi buku yang sama ke semua wilayah yang ada di indonesia,sehingga kalau UAN materi yang Di -UAN kan sama sehingga tinggal gurunya sendiri yang bagaimana memberikannya/cara menghadapi UAN
E-mail Pengirim: budi arif 51@ ymail
Tanggal: 20 NOVEMBER 2008
Nama: iphenk
Dari: jambi
Saya: Siswi sma n 1 jambi
Saran: saran sy yaitu tntng krupsi n' pmrintahan,. Sy pux saran klw koruptor lebih baik d' beri hukuman yg berat,. Kt tdk usah m'prdebat'n koruptor d'hukum mati atau tdk,. Kita cukup m'mberi hukuman denda pada dia,. Krna sy pikir hal i2 akan m'buat para koruptor akan benar" jera,. Bru" ini sy mnnton brita d'tv,. Klw da yg korupsi 61m ttpi hanya d'kena'n denda rtusan jta,. Itu'n tdk adil,. Dan sebaikx para pemerintah jngn m'mnjakn pra kruptor dngn hukuman" yg tdk jelas,. Sy mngeluarkn sran sy ini krena sy prihtin dngn msyrakat" yg mnjdi krban pra kruptor,.
*saran yg k'dua yaitu,. Lbih baik d'negara kita ini d'drikan lmbga yg khusus mnerima kritik 'n sran kpda pmrnthan,.
*saran yg briktnya adlah pmrintah mngadakan pendlaman agama,. Bgi agma islam, stiap hri jum'at mngadkan pdato/ceramah massal pda tiap" provinsi, kota, bhkan desa,.
'n bgi agama kristen k'grja pda hri ibdahnya, bgtu pla dngn agama yg lain,. Hal itu agar kita mnjdi wrga ngra yg mmpunyai k'imnan yg kuat,. 'n sebaiknya prgram itu d'wjiakn untuk pra pejabat,. Dan apabila ada dri mreka pmrintah yg tdr pda saat crmah, d'rekam ja dan d'siarkn scra live d'tv,. Agr msyarkt yg mnnton dpat mlihat pra pmmpin kita,. Sekian dan trimakasih
E-mail Pengirim: 085756603661
Tanggal: 15 bulan 12/2008